Laporan Biologi Praktek 1
Pengaruh Cahaya terhadap Pertumbuhan Tanaman
Nama : Yasinta
Unggul Sukesi
Kelas : XII IPA
1
Absen : 27
Kelompok 7
SMA NEGERI 1 MAJENANG
Tahun Pelajaran 2015/2016
I.
Tujuan
1. Mengamati
dan mengukur kecepatan tumbuh kecambah kacang hijau pada intensitas cahaya yang
berbeda.
II.
Landasan Teori
Pertumbuhan adalah proses kenaikan
massa dan volume secara irreversible karena adanya tambahan substansi dan
perubahan bertuk selama proses tersebut berlangsung dan dapat dinyatakan secara
kuantitatif.
Perkembangan adalah proses menuju
tercapainya kedewasaan atau tingkat yang lebih sempurna dan berjalan seiring
proses pertumbuhan. Namun, tidak dapat dinyatakan dalam ukuran tertentu.
Pertumbuhan perkembangan di awali dengan proses perkecambahan pada biji yang
terjadi pada tumbuhan berbiji pada khususnya. Kemudian dilanjutkan dengan
proses pertumbuhan yang berlangsung selama tanaman tersebut tidak mati.
Pertumbuhan dan perkembangan pada
tumbuhan biji di awali dengan perkecambahan. Perkecambahan terjadi karena
pertumbuhan radikula (calon akar) dan pertumbuhan plumula (calon batang).
Perkecambahan melibatkan proses fisika dan proses kimiawi. Proses fisika
terjadi saat biji menyerap air (ambibisi) akibat dari potensial air rendah pada
biji yang kering. Sedangkan proses kimia adalah proses ketika biji mengembang yang
akan membuat kulit biji pecah, maka pada saat ait terserap akan mengaktifkan
embrio untuk melepaskan hormon giberelin yang merangsang pertumbuhan biji.
Perkecambahan pada biji ada dua macam yaitu perkecambahan epigeal dan
perkecambahan hipogeal. Perkecambahan epigeal adalah pemanjangan batang di
bawah daun lembaga dan kotiledone yang menyebabkan daun lembaga dan kotiledone
terangkat ke atas tanah. Contohnya Phaseolus
Radiatus. Dan perkecambahan hipogeal
adalah pemanjangan batang yang terletak antara daun lembaga dan kotiledone
sehingga daun lembaga terangkat ke atas sedangkan kotiledone tertinggal di
dalam tanah. Contohnya Pisum sativum.
Perkecambahan hanya terjadi jika
faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan itu sendiri terpenuhi dengan baik. Faktor
tersebut adalah Nutrisi yang di serap, air yang cukup, suhu yang sesuai,
kelembaban dan cahaya matahari yang optimum. Jika syarat-syarat tersebut
terpenuhi maka pertambahan volume yang irreversible tersebut bakan terjadi
secara baik dan normal.
Cahaya mutlak diperlukan dalam
pertumbuhan tanaman. Karena cahaya diperlukan untuk proses fotosintesis dan
formogenesis. Umumnya intensitas cahaya yang di butuhkan setiap biji untuk
tubuh tidak selalu sama. Akan tetapi cayaha sebenarnya memperlambat pertumbuhan
tanaman karena cahaya membuat hormon Auxin ( Hormon pertumbuhan tanaman yang
ada pada bunga, batang dan daun muda) berubah menjadi anti Auxin yang
menghambat pertumbuhan tanaman.
Hal tersebut berbeda dengan tanaman atau
kecambah biji yang tumbuh di tempat gelap. Secara teori tanaman yang tumbuh
dalam kondisi ini akan menunjukan kecepatan pertumbuhan yang lebih signifikan
daripada tanaman yang tumbuh di tempat terang. Tapi tanaman tersebut akan
mengalami masa pertumbuhan yang singkat dan akan mengalami kematian.
III.
Alat dan
Bahan
Ø
Spidol dan kertas
Ø
Mistar (penggaris)
Ø
10 biji kacang hijau
Ø
Air dan tanah gembur
Ø
Dua gelas aqua plastik
Ø
Penanda pemberian nomor pada setiap biji
Ø
Air secukupnya.
IV.
Langkah Kerja
V.
Tabel Pengamatan
Hari
|
Panjang Kecambah (cm)
|
Keterangan
|
|||||||||||
Biji di Tempat Terang
|
Biji di Tempat Gelap
|
||||||||||||
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
Rata-rata
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
Rata-rata
|
||
1
|
1,2
|
1,5
|
2,7
|
2,5
|
2,3
|
2,04
|
0
|
3,7
|
3
|
2
|
1,7
|
2,08
|
Variabel yang digunakan sama.
|
2
|
1,8
|
2
|
1,9
|
2,5
|
0,3
|
1,7
|
0
|
3,8
|
3,4
|
3,3
|
2,8
|
2,66
|
|
3
|
0,1
|
0,9
|
0,5
|
0,4
|
1,3
|
0,64
|
0
|
3,6
|
4,9
|
2,8
|
1,5
|
2,56
|
|
4
|
0,9
|
0,8
|
0,8
|
0,7
|
0,4
|
0,73
|
0
|
3,7
|
5,9
|
6,2
|
4,9
|
4,14
|
|
5
|
0,4
|
0,3
|
0,7
|
0,2
|
0,8
|
0,48
|
0
|
2,4
|
3,1
|
4
|
2,3
|
2,36
|
|
Keterangan lanjutan : biji kecambah ditanam pada tanggal 25 Agustus
2015.
VI.
Anlisis Data
Ciri-ciri yang tampak pada biji yang di tanam ditempat
yang terang (diterangi cahaya) :
1. Batang tegak dan berwarna
merah tua.
2. Daun berkembang dan melebar
dengan baik serta berwarna hijau.
3. Pertumbuhan berlangsung
secara lambat.
4. Pertumbuhan berlangsung
normal dan baik (tidak mengalami mati).
Ciri-ciri yang tampak pada
biji yang di tanam di tempat gelap
(tidak ada cahaya) :
1. Batang lemas, rebah dan
berwarna kekuningan.
2. Daun berwarna kuning pucat
dan berdiameter kecil.
3. Pertumbuhan berlangsung
secara pesat.
4. Pertumbuhan abnormal.
Rata-rata pertumbuhan tanaman di tempat terang :
Ø Rata-rata perhari :
v Hari ke-1 : I.
Tanaman 1 :
= 2,04
0,96
v Hari ke-2 : II.
Tanaman 2 :
=
1,7
= 1,1
v Hari ke-3 : III.
Tanaman 3 :
= 0,64
= 1,32
v Hari ke-4 : IV. Tanaman 4 :
= 0,73
= 1,26
v
Hari ke-5 : V.
Tanaman 5 :
= 0,46
= 1,02
Rata-rata pertumbuhan tanaman di tempat gelap :
v Hari ke-1 : I.
Tanaman 1 :
= 2,08
= 0
v
Hari ke-3 : II.
Tanaman 2 :
= 2,66 = 2,68
v
Hari ke-3 : III. Tanaman 3 :
= 2,56
=
4,06
v
Hari ke-4 : IV. Tanaman 4 :
= 4,14
= 3,66
v
Hari ke-5 : V. Tanaman 5 :
= 2,36
=2,64
Rata-rata
pertumbuhan total :
1.
Rata-rata pertumbuhan selama 5
hari :
= 1,118
= 2,76
2.
Rata-rata pertumbuhan total
tanaman :
= 1,132
= 2,608
VII.
Kesimpulan
Berdasarkan percobaan yang telah
dilakukan dan data analisis yang di dapat cahaya sangat berpengaruh dalam
proses pertumbuhan tanaman di samping faktor-faktor lainya. Karena data yang
diperoleh menujukan bahwa selama lima hari dengan satu jenis tanaman yang sama
yaitu dengan menggunakan Phaseolus
Radiatus yang ditaman dalam dua media yang diletakan di tempat dengan intensitas
penyinaran cahaya yang berbeda.
Data yang di peroleh menunjukan
bahwa tanaman yang di tanam di tempat gelap mengalami etiolasi dengan menunjukan ciri-ciri seperti daun berwarna kuning
pucat dan berdiameter kecil, batang rebah dan berwarna pucat, pertumbuhan
abnormal dan dapat mengalami kematian bila tanaman tersebut tidak di pindahkan
ke tempat yang memepunyai intensitas penyinaran yang optimum dan sesuai.
Berbeda dengan
tanaman yang lainya yang mengalami pertumbuhan normal dan baik dikarenakan
tanaman tersebut mendapatkan intensitas penyinaran cahaya (matahari) yang
optimum. Seiring dengan pertumbuhan yang melambat daunya melebar dan semakin
berwarna hijau. Karena ketika hormon auxin di ubah menjadi
anti auxin maka pertumbuhan akan melambat. Tetapi, akan membuat daun melebar di
waktu yang sama dan akan mulai dijalankanya sistem fotosintesis untuk
menggantikan fumgsi kotiledon sebagai penyuplai energi. Jadi hubungan antara
pertumbuhan yang pesat dengan
perkembangan adalah selaras. Oleh karena itu cahaya mutlak diperlukan
oleh tumbuhan untuk bertumbuh dan berkembang dengan baik dan normal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar