Selasa, 22 Desember 2015

Laporan Biologi Pengaruh Cahaya terhadap pertumbuhan




 Laporan Biologi Praktek 1
Pengaruh Cahaya terhadap Pertumbuhan Tanaman




 







Nama : Yasinta Unggul Sukesi
Kelas : XII IPA 1
Absen : 27
Kelompok 7

SMA NEGERI 1 MAJENANG
Tahun Pelajaran 2015/2016
I.       Tujuan

1.      Mengamati dan mengukur kecepatan tumbuh kecambah kacang hijau pada intensitas cahaya yang berbeda.

II.  Landasan Teori

Pertumbuhan adalah proses kenaikan massa dan volume secara irreversible karena adanya tambahan substansi dan perubahan bertuk selama proses tersebut berlangsung dan dapat dinyatakan secara kuantitatif.
Perkembangan adalah proses menuju tercapainya kedewasaan atau tingkat yang lebih sempurna dan berjalan seiring proses pertumbuhan. Namun, tidak dapat dinyatakan dalam ukuran tertentu. Pertumbuhan perkembangan di awali dengan proses perkecambahan pada biji yang terjadi pada tumbuhan berbiji pada khususnya. Kemudian dilanjutkan dengan proses pertumbuhan yang berlangsung selama tanaman tersebut tidak mati.
Pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan biji di awali dengan perkecambahan. Perkecambahan terjadi karena pertumbuhan radikula (calon akar) dan pertumbuhan plumula (calon batang). Perkecambahan melibatkan proses fisika dan proses kimiawi. Proses fisika terjadi saat biji menyerap air (ambibisi) akibat dari potensial air rendah pada biji yang kering. Sedangkan proses kimia adalah proses ketika biji mengembang yang akan membuat kulit biji pecah, maka pada saat ait terserap akan mengaktifkan embrio untuk melepaskan hormon giberelin yang merangsang pertumbuhan biji.
  Perkecambahan pada biji ada dua macam yaitu perkecambahan epigeal dan perkecambahan hipogeal. Perkecambahan epigeal adalah pemanjangan batang di bawah daun lembaga dan kotiledone yang menyebabkan daun lembaga dan kotiledone terangkat ke atas tanah. Contohnya Phaseolus Radiatus.  Dan perkecambahan hipogeal adalah pemanjangan batang yang terletak antara daun lembaga dan kotiledone sehingga daun lembaga terangkat ke atas sedangkan kotiledone tertinggal di dalam tanah. Contohnya Pisum sativum.
Perkecambahan hanya terjadi jika faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan itu sendiri terpenuhi dengan baik. Faktor tersebut adalah Nutrisi yang di serap, air yang cukup, suhu yang sesuai, kelembaban dan cahaya matahari yang optimum. Jika syarat-syarat tersebut terpenuhi maka pertambahan volume yang irreversible tersebut bakan terjadi secara baik dan normal.
Cahaya mutlak diperlukan dalam pertumbuhan tanaman. Karena cahaya diperlukan untuk proses fotosintesis dan formogenesis. Umumnya intensitas cahaya yang di butuhkan setiap biji untuk tubuh tidak selalu sama. Akan tetapi cayaha sebenarnya memperlambat pertumbuhan tanaman karena cahaya membuat hormon Auxin ( Hormon pertumbuhan tanaman yang ada pada bunga, batang dan daun muda) berubah menjadi anti Auxin yang menghambat pertumbuhan tanaman.
 Hal tersebut berbeda dengan tanaman atau kecambah biji yang tumbuh di tempat gelap. Secara teori tanaman yang tumbuh dalam kondisi ini akan menunjukan kecepatan pertumbuhan yang lebih signifikan daripada tanaman yang tumbuh di tempat terang. Tapi tanaman tersebut akan mengalami masa pertumbuhan yang singkat dan akan mengalami kematian.


III.        Alat dan Bahan

Ø  Spidol dan kertas
Ø  Mistar (penggaris)
Ø  10 biji kacang hijau
Ø  Air dan tanah gembur
Ø  Dua gelas aqua plastik
Ø  Penanda pemberian nomor pada setiap biji
Ø  Air secukupnya.

IV.        Langkah Kerja

*      Menyiapkan alat dan bahan sesuai dengan ketentuan.
*     Menyiapkan media tanam untuk menanam biji kacang hijau dengan kadar volume yang sama pada setiap variabel.
*     Menanam biji kacang hijau lima biji di setiap gelas dengan di beri jarak antara satu dengan yang lainya.
*     Memberikan nomor penanda pada setiap biji mulai dari nomor 1 sampai 5 di setiap gelas Aqua.
*     Meletakan salah satu pot di tempat yang terkena cahaya (matahari) dan yang lainya pada tempat yang gelap.
*     Mengukur panjang masing-masing tanaman menggunakan mistar setelah pertumbuhan terjadi.
*     Mencatat hasil pengamatan dan pengukuran dalam tabel selama lima hari.
*     Membuat laporan praktikum.

V.             Tabel Pengamatan

Hari
Panjang Kecambah (cm)
Keterangan
Biji di Tempat Terang
Biji di Tempat Gelap
1
2
3
4
5
Rata-rata
1
2
3
4
5
Rata-rata
1
1,2
1,5
2,7
2,5
2,3
2,04
0
3,7
3
2
1,7
2,08
Variabel yang digunakan sama. 
2
1,8
2
1,9
2,5
0,3
1,7
0
3,8
3,4
3,3
2,8
2,66
3
0,1
0,9
0,5
0,4
1,3
0,64
0
3,6
4,9
2,8
1,5
2,56
4
0,9
0,8
0,8
0,7
0,4
0,73
0
3,7
5,9
6,2
4,9
4,14
5
0,4
0,3
0,7
0,2
0,8
0,48
0
2,4
3,1
4
2,3
2,36

Keterangan lanjutan : biji kecambah ditanam pada tanggal 25 Agustus 2015.



*      

                 





VI.        Anlisis Data

Ciri-ciri yang tampak pada biji yang di tanam ditempat yang terang (diterangi cahaya) :

1.      Batang tegak dan berwarna merah tua.
2.      Daun berkembang dan melebar dengan baik serta berwarna hijau.
3.      Pertumbuhan berlangsung secara lambat.
4.      Pertumbuhan berlangsung normal dan baik (tidak mengalami mati).

Ciri-ciri yang tampak pada biji  yang di tanam di tempat gelap (tidak ada cahaya) :
1.      Batang lemas, rebah dan berwarna kekuningan.
2.      Daun berwarna kuning pucat dan berdiameter kecil.
3.      Pertumbuhan berlangsung secara pesat.
4.      Pertumbuhan abnormal.

Rata-rata pertumbuhan tanaman di tempat terang :
Ø  Rata-rata perhari :
v  Hari ke-1 :                                                                 I. Tanaman 1 :
 = 2,04                                                                                          0,96
v   Hari ke-2 :                                                                II. Tanaman 2 :
 =  1,7                                                                                 = 1,1
v  Hari ke-3 :                                                             III. Tanaman 3 :
= 0,64                                                                                         = 1,32
v Hari ke-4 :                                                             IV. Tanaman 4 :
 = 0,73                                                                                                                = 1,26
v   Hari ke-5 :                                                                                       V. Tanaman 5 :
 = 0,46                                                                                          = 1,02

Rata-rata pertumbuhan tanaman di tempat gelap :
v  Hari ke-1 :                                                                 I. Tanaman 1 :
 = 2,08                                                                               = 0
v  Hari ke-3 :                                                                II. Tanaman 2 :
 = 2,66                                                                                                                      = 2,68
v  Hari ke-3 :                                                              III. Tanaman 3 :
 = 2,56                                                                                                                      = 4,06                       
v  Hari ke-4 :                                                              IV. Tanaman 4 :                                 
= 4,14                                                                                         = 3,66                
v  Hari ke-5 :                                                              V. Tanaman 5 :
= 2,36                                                                                       =2,64             
Rata-rata pertumbuhan total :
1.            Rata-rata pertumbuhan selama 5 hari :
*    Di tempat terang
 = 1,118
*    Di tempat gelap
 = 2,76
2.            Rata-rata pertumbuhan total tanaman :
*    Di tempat terang
 = 1,132
*    Di tempat gelap
 = 2,608

VII.    Kesimpulan

Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan dan data analisis yang di dapat cahaya sangat berpengaruh dalam proses pertumbuhan tanaman di samping faktor-faktor lainya. Karena data yang diperoleh menujukan bahwa selama lima hari dengan satu jenis tanaman yang sama yaitu dengan menggunakan Phaseolus Radiatus yang ditaman dalam dua media yang diletakan di tempat dengan intensitas penyinaran cahaya yang berbeda.
Data yang di peroleh menunjukan bahwa tanaman yang di tanam di tempat gelap mengalami etiolasi dengan menunjukan ciri-ciri seperti daun berwarna kuning pucat dan berdiameter kecil, batang rebah dan berwarna pucat, pertumbuhan abnormal dan dapat mengalami kematian bila tanaman tersebut tidak di pindahkan ke tempat yang memepunyai intensitas penyinaran yang optimum dan sesuai.
Berbeda dengan tanaman yang lainya yang mengalami pertumbuhan normal dan baik dikarenakan tanaman tersebut mendapatkan intensitas penyinaran cahaya (matahari) yang optimum. Seiring dengan pertumbuhan yang melambat daunya melebar dan semakin berwarna hijau. Karena ketika hormon auxin di ubah menjadi anti auxin maka pertumbuhan akan melambat. Tetapi, akan membuat daun melebar di waktu yang sama dan akan mulai dijalankanya sistem fotosintesis untuk menggantikan fumgsi kotiledon sebagai penyuplai energi. Jadi hubungan antara pertumbuhan yang pesat dengan  perkembangan adalah selaras. Oleh karena itu cahaya mutlak diperlukan oleh tumbuhan untuk bertumbuh dan berkembang dengan baik dan normal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar